Category Archives

Posts in Uncategorized category.
Usai MBG Bakal Disetop ke Sekolah Elite, Bagaimana dengan Jumlah SPPG yang Kini Membengkak 6.877 Titik?

Menyoroti viralnya kontroversi di balik penyaluran MBG ke sekolah hingga jumlah titik SPPG yang kini dilaporkan membengkak. (Dok. BGN)

Penerbitcintaindonesia.com – Sebagian publik di media sosial sedang hangat memperbincangkan terkait rencana kebijakan anyar dari Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang terkait penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) ke sekolah.

Dalam unggahan Instagram @nowdots, pada Jumat, 12 Juni 2026, Kepala BGN pengganti Dadan Hindayana itu dilaporkan akan menghentikan distribusi MBG ke sejumlah sekolah elite.

“Penyaluran MBG akan disetop ke sekolah-sekolah yang berasal dari kalangan mampu,” tulis postingan

“(Sekolah elite) dianggap memiliki akses gizi yang lebih baik sehingga anggarannya bisa dialihkan ke wilayah atau kelompok yang lebih membutuhkan,” sambungnya.

Hal tersebut, sontak menyita perhatian sebagian kalangan yang menilai adanya ketimpangan distribusi di lapangan.

Terlebih, rencana tersebut disuarakan Nanik di tengah kasus keracunan MBG yang masih membayangi sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah.

Sebelumnya, Kepala BGN telah mengonfirmasi pihaknya akan menyetop penyaluran MBG ke siswa yang bersekolah di kalangan orang kaya.

Refocusing Jadi Alasan

Secara terpisah, Nanik menuturkan skema tersebut merupakan bagian dari rencana refocusing penerima manfaat hingga anggaran program MBG.

“Maksudnya yang mampu, yang ‘kaya’ nanti tidak dapat lagi,” ujar Nanik singkat di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 11 Juni 2026.

Dalam kesempatan berbeda, Nanik sempat menjelaskan BGN akan melakukan refocusing terhadap penerima manfaat program MBG.

Menurut Nanik, ada kemungkinan sekolah yang sudah kaya tidak memerlukan program MBG.

“Kami refocusing penerima manfaat. Refocusing ini maksudnya adalah apakah perlu?” ujar Nanik usai dilantik jadi Kepala BGN di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 8 Juni 2026.

“Rasanya tidak perlu ya kalau misalnya sekolah-sekolah kaya. Kan ini pasti di rumah gizinya juga lebih bagus,” bebernya.

Terlepas dari hal itu, sebenarnya terdapat sejumlah persoalan dalam pelaksanaan MBG di berbagai daerah yang kini tengah menyita perhatian publik.

Salah satunya, terkait dugaan praktik jual beli titik SPPG yang kini dilaporkan telah membengkak jumlahnya.

MBG Masih Dibayangi Kasus Keracunan

Pada momen terpisah, Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan), Zulkifli Hasan atau Zulhas sempat menyoroti persoalan itu saat Rakor dengan BGN, pada Kamis, 11 Juni 2026.

Pria yang akrab disapa Zulhas itu mengklaim, pemerintah akan memperketat pengawasan terhadap kualitas dapur MBG.

“Walaupun satu, enggak boleh lagi ada yang keracunan. Oleh karena itu akan fokus ke sini dalam bulan ini,” paparnya.

Menko Pangan menilai, tidak boleh ada lagi kasus keracunan makanan akibat kelalaian SPPG.

Di sisi lain, Zulhas mengungkap adanya dugaan praktik jual beli titik SPPG yang menyebabkan jumlah titik layanan membengkak jauh di atas perencanaan awal pemerintah.

Jumlah Dapur MBG yang Membengkak

Zulhas menyebut, pada awalnya pemerintah merancang sekitar 21.000 titik SPPG.

Namun dalam pelaksanaannya, jumlah tersebut meningkat menjadi 27.877 titik atau bertambah 6.877 titik.

Tambahan ribuan titik tersebut dinilai berpotensi membebani anggaran negara secara signifikan.

Zulhas mencontohkan, dengan asumsi biaya operasional mencapai Rp6 juta per titik setiap hari, maka diperkirakan menyebabkan tambahan pengeluaran Rp1 triliun per bulan atau sekitar Rp12 triliun per tahun.

“Kalau ada 6.877 penambahan, satu bulan ada pengeluaran lebih Rp1 triliun. Pemborosan. Berarti kalau satu tahun sekitar Rp12 triliun,” tandasnya

Investasi Pendidikan, Pemerintah Bangun Sekolah Layak dan Unggul di Seluruh Indonesia

Penerbitcintaindonesia.com – Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 11 Juni 2026. Foto: BPMI Setpres/Cahyo

Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti ke Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (11/6/2026), untuk membahas percepatan pelaksanaan berbagai program prioritas di sektor pendidikan. Dua agenda utama yang menjadi fokus pembahasan adalah program revitalisasi sekolah dan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi.

Dalam pertemuan tersebut, Abdul Mu’ti melaporkan bahwa program revitalisasi sekolah pada tahun 2025 telah terlaksana sepenuhnya. Sebanyak 16.167 satuan pendidikan di berbagai daerah telah memperoleh manfaat dari program tersebut.

Untuk tahun 2026, pemerintah telah menyiapkan langkah yang lebih besar. Anggaran sebesar Rp14 triliun yang telah mendapat persetujuan DPR dialokasikan untuk merevitalisasi 11.744 satuan pendidikan. Selain itu, terdapat tambahan revitalisasi bagi 60.000 satuan pendidikan lainnya. Dengan demikian, total sekolah yang akan direvitalisasi pada tahun ini mencapai 71.744 satuan pendidikan, mulai dari jenjang taman kanak-kanak hingga sekolah menengah atas.

Abdul Mu’ti menjelaskan bahwa dampak program revitalisasi tidak hanya dirasakan dalam peningkatan kualitas pendidikan, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap perekonomian daerah melalui pola pelaksanaan swakelola.

“Kami sampaikan juga bahwa program revitalisasi ini tidak hanya berkaitan dengan peningkatan mutu pendidikan, tapi juga dari penelitian kami juga berdampak terhadap ekonomi karena sistemnya swakelola, pembangunannya langsung oleh masing-masing satuan pendidikan. Kami memperkirakan akan ada penyerapan tenaga kerja di tingkat daerah, mereka yang mengerjakan revitalisasi ini untuk 71.744 itu sekitar 1,1 juta orang yang akan bisa bekerja dalam rentang waktu antara 3 sampai 8 bulan,” ujar Abdul Mu’ti.

Menurut Abdul Mu’ti, program revitalisasi sekolah juga memperoleh sambutan positif dari masyarakat, terutama di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Banyak sekolah yang selama bertahun-tahun belum mendapatkan perbaikan infrastruktur kini mulai menikmati fasilitas pendidikan yang lebih layak.

“Kami berkunjung ke daerah-daerah, terutama daerah 3T, mereka sangat berterima kasih karena walaupun sebenarnya sesuai dengan undang-undang, tanggung jawab pembangunan itu adalah pemerintah daerah, tapi karena komitmen Bapak Presiden untuk peningkatan mutu pendidikan, kami revitalisasi sekolah-sekolah itu, baik sekolah negeri maupun swasta, dan itu kami selenggarakan di seluruh Indonesia,” tutur Abdul Mu’ti.

Selain membahas revitalisasi sekolah, Abdul Mu’ti juga menyampaikan perkembangan program Sekolah Nasional Terintegrasi yang menjadi bagian dari upaya pemerintah membangun ekosistem pendidikan unggul. Program tersebut dirancang sebagai sekolah unggulan nonasrama yang menyediakan layanan pendidikan berkualitas dengan standar yang terintegrasi.

Pemerintah menargetkan pembangunan 100 Sekolah Nasional Terintegrasi pada tahun ini. Dari berbagai usulan yang masuk, sebanyak 36 sekolah telah melalui proses seleksi. Pada tahap awal, beberapa sekolah akan mulai beroperasi menggunakan fasilitas milik Kemendikdasmen, sementara sejumlah sekolah lainnya akan dibangun di lokasi yang telah ditetapkan.

“Yang ini merupakan sekolah unggul yang tidak berasrama, yang tahun ini direncanakan kita akan bangun 100 sekolah nasional terintegrasi dan sudah ada usulan-usulan sekolah yang masuk dari 36 yang sudah kami seleksi, dan tahun ini nanti akan kami mulai, insyaallah lima itu kami buka di balai-balai yang dimiliki oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, kemudian ada satu yang di IKN, dan kemudian sembilan yang nanti kita bangun baru di daerah yang sudah diseleksi,” pungkas Abdul Mu’ti.

Melalui percepatan revitalisasi lebih dari 71 ribu sekolah serta pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi terbesar bangsa. Pemerintah berkomitmen memastikan setiap anak Indonesia, dari kota hingga pelosok negeri, memperoleh kesempatan yang sama untuk belajar di lingkungan yang layak, modern, dan berkualitas.

Kejuaraan Daerah DKI Jakarta Cabang Olah Raga Floorball Dilaksanakan 12-13 Desember 2023

CintaIndonesia.com – Cabang Olah Raga Floorball menjadi piliha olah raga yang ada. Floorball di DKI Jakarta sudah masuk ke dalam KONI DKI Jakarta. Kegiatan Kejuaraan Daerah DKI Jakarta dilaksanakan pada tanggal 12-13 Desember 2023.

Kejurda Floorball DKI Jakarta diikuti pada kategori usia 13 dan 15 tahun.

Kegiatan diikuti dari wilayah Jakarta Timur, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu.

Semua peserta yang hadir tetap semangat. Kegiatan ini dihadiri oleh Pelajar, Guru, Pelatih, Wasit, dan lainnya.

Ketua Umum AFI DKI Jakarta, Misbah mengatakan pentingnya dilakukan sosialisasi Floorball, diseminasi Floorball, dan membangun Pembibitan serta Pemassalan. Misbah menambahkan untuk kita semua menjadikan olah raga Floorball sebagai bagian dari pengembangan olah raga prestasi.

Harapannya, kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan berkelanjutan.

 

Buku Pasca Cetak, Alur Kerja Penjilidan

Sampul Jilid Buku Sarmada S. Sos. M.Si (1)

Penerbitcintaindonesia.com –

Judul : Pasca Cetak, Alur Kerja Penjilidan

Penulis : Sarmada, S.Sos, M.Si

Editor : Dardji Fair Emran, M.Pd

ISBN : Draf

Berat Buku : 300 gr

Harga : Rp. 95.000

Materi tentang proses produksi cetak , pasca cetak. dan penyelesaian bahan cetak. Materi pasca cetak dan alur kerja penjilidan merupakan proses pengembangan percetakan yang dapat memberikan pemahaman kepada industri percecatakan, perguruan tinggi, dan pemangkukepentingan percetakan. Pembahasan meliputi pengantar penjilidan, alur kerja penjilidan buku, menjilid buku, komponen perlengkapan penjilidan, dan lainnya. Materi ini sangat lengkap dan menarik.

Kita Majukan Literasi di Indonesia

Sumber Daya Manusia merupakan hal yang sangat penting dalam pembangunan bangsa. Kemajuan sumber daya manusia menjadi kunci daya saing.

Dalam membangun sumber daya manusia, Literasi merupakan hal yang penting. Literasi menjadi fokus peningkatan kompetensi sumber daya manusia. Literasi sangat banyak, diantaranya literasi membaca, literasi menulis, literasi digital, dan literasi lainnya. Kita semua memberikan dorongan dan dukungan untuk kemajuan literasi di Indonesia.

Cabang Olahraga Floorball menjadi Pilihan Generasi Muda


PCI – Cabang olahraga Floorball menjadi salah satu pilihan generasi muda. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum AFI DKI Jakarta, Dr. Misbah Fikrianto pada upacara penutupan UNJ Floorball Open (UFO), 28 Agustus 2022. Kegiatan ini dilaksanakan mulai tanggal 27-28 Agustus 2022 di GOR, Kampus Universitas Negeri Jakarta.


Pertandingan UNJ Floorball Open diikuti oleh 8 Tim Putra dan 4 Tim Putri. Prestasi terus meningkat. Misbah menjelaskan tentang perlunya semua pihak untuk mendukung dan memassalkan olahraga Floorball. Hasil pertandingan tersebut, Pada Tim Putra yang menjadi Juara 1, yaitu Floorball Brother dan Pada Tim Putri, yang menjadi juara 1, yaitu Tim Universitas Negeri Jakarta. Semua tim yang mengikuti UFO ini, sangat meningkat permainannya, jelas Misbah.

Alumni Pelayaran Kebangsaan rencanakan Ngobrol Asyik Mengenang Klasik

Momentum Kemerdekaan Republik Indonesia ke 76 tahun, menjadi hal yang sangat penting. Para Alumni Pelayaran Kebangsaan merencanakan melaksanakan pertemuan reuni akbar. Pembahasan mengenai kemajuan dan kebangsaan Indonesia sangat menarik. Alumni Pelayaran Kebangsaan angkatan 1 sampai dengan angakatan 7 berencana melaksanakan Reuni Akbar Virtual yang akan dilaksanakan pada tanggal 19 Agustus 2021 mulai pukul 18.45 WIB. Reuni ini akan menghadirkan Pemantik Diskusi dari Perwakilan angkatan 1, yaitu: Cecepk Rukendi, Perwakilan angkatan 2, yaitu: Amir Burhanudin, Perwakilan angkatan 3, yaitu: Awal Noviana Rahmawati, Perwakilan angkatan 4, yaitu: Karuniana Dianta, Perwakilan angkatan 5, yaitu: Wahid C Ady, Perwakilan angakatan 6, yaitu: Pipit Andriani, Perwakilan angkatan 7, yaitu: Emy Marlesi, dan Moderator, yaitu Merry Mardianti. Kegiatan ini bertujuan untuk menjalin silturahmi antar angkatan dan memberikan masukan untuk kemajuan bangsa Indonesia. Kegiatan ini diisi dengan berbagai acara, diantara diskusi, penampilan kreasi seni, pemutaran video dokumentasi, dan lainnya.
Besar harapannya kegiatan ini dapat dihadir oleh alumni Pelayaran Kebangsaan angkatan 1-7. Kepanitiaan kegiatan ini, diantaranya: Misbah Fikrianto, Merry Mardianti, Aidil Syah Putra, Fitria Setyaningrum, Yusdi, Prama Widayat, Wiwit Sandria, Sulaiman Sulang, dan lainnya. Misbah berharap kegiatan Reuni Akbar Alumni Pelayaran Kebangsaan dapat memberikan manfaat yang baik, memberikan wahana untuk membangun jaringan, dan dilanjutkan dengan kegiatan yang positif. Semoga kita semua dapat menjadikan momentum 76 Kemerdekaan Indonesia dengan aktivitas yang baik, memberikan kontribusi untuk bangsa Indonesia. Kita semua berperan untuk mewujudkan #IndonesiaTangguh #IndonesiaTumbuh. Kita semua menjadi bagian yang produktif dan strategis dalam memajukan bangsa Indonesia. Akhirnya, kita mengajak para alumni Pelayaran Kebangsaan untuk hadir dalam pertemuan yang baik ini.

Kondisi COVID-19 Menjadikan Generasi Muda Lebih Kreatif

Kondisi COVID-19 yang melanda negara-negara di dunia, termasuk di Indonesia mendorong generasi muda lebih kreatif. kondisi ini membuat produktivitas tetap tinggi walaupun dari rumah. Kita terus melakukan komunikasi, baik yang menjalankan aktivitas bekerja, sekolah, dan beribadah dari rumah.

Inisiatif dan kreatif dalam mengisi waktu luang menjadi kunci untuk kita bisa melakukan berbagai hal dan mengatasi kejenuhan.

Tetap Semangat dan terus patuhi Protokol Kesehatan.

Salam Sehat dan Bahagia